
YOGYAKARTA, inifakta.co, – Astuti Handayani, A.P, S.Pd., M.Pd., kandidat doktor Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), tetap setia melaksanakan tugas sebagai pendamping di Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama lebih dari satu dekade.
Meski memiliki berbagai tantangan dalam pekerjaannya, ia tetap konsisten menekuni peran ini sambil menyelesaikan studi doktornya di UNY.
Sejak tahun 2015, Astuti telah berpengalaman mendampingi berbagai kegiatan di kelurahan. Antara lain, Kelurahan Canden (Jetis), Srigading, Panggungharjo, Sabdodadi, dan Kelurahan Selopamioro.
Pada tahun kedua ini, ia dipercaya untuk mendampingi Kelurahan Warungboto, di mana ia fokus pada penguatan ekosistem kebudayaan lokal melalui program kolaboratif antara pemerintah daerah dan masyarakat. Sementara itu, ia juga tengah menyelesaikan studi S3-nya di UNY dengan fokus penelitian terkait strategi pengelolaan warisan budaya tingkat lokal untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Sudah 11 tahun saya menjalankan peran ini, dan setiap lokasi yang saya dampingi memberikan pengalaman berharga yang tidak hanya memperkaya praktik kerja saya, tetapi juga menjadi dasar penting untuk kajian akademik saya di jenjang doktoral. Saya melihat pekerjaan ini bukan hanya tugas, tetapi bagian dari komitmen untuk melestarikan dan mengembangkan kebudayaan DIY,” ungkap Astuti.
Perjalanan panjangnya dalam mendampingi kelurahan/kalurahan budaya telah menjadikannya salah satu praktisi berpengalaman di bidangnya, dengan kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dan aparatur daerah dalam mengelola serta mengembangkan potensi budaya masing-masing wilayah.(jhonson Sitohang)
