
JAKARTA, inifakta.co, – 519 peserta Taruna dan Taruni Polri sedang mengikuti tahapan seleksi penerimaan Tes akademik Polri 2026 yang berlangsung di Polda Metro Jaya dengan menggunakan sistem computer assisted test (CAT).
CAT Akademik dilaksanakan di dua lokasi, yakni Universitas Gunadarma Campus K, Karawaci, Kota Tangerang, dan Universitas Negeri Jakarta. Di Universitas Gunadarma Karawaci, sebanyak 7 laboratorium digunakan, sementara di Universitas Negeri Jakarta sebanyak 14 laboratorium terpakai untuk pelaksanaan tes.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pelaksanaan CAT Akademik merupakan bagian dari rangkaian seleksi Akpol T.A. 2026 yang dilakukan secara bertahap, objektif, dan terukur.
“Pelaksanaan CAT Akademik ini menjadi salah satu tahapan penting dalam seleksi penerimaan Taruna dan Taruni Akpol T.A. 2026. Polda Metro Jaya memastikan seluruh proses berjalan bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,” ujar Kombes Budi dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).
Ia menjelaskan, penggunaan sistem CAT bertujuan menjaga objektivitas hasil seleksi. Dengan sistem komputerisasi, proses penilaian dapat dilakukan secara terbuka dan meminimalkan potensi kecurangan.
“Kelulusan peserta ditentukan oleh kemampuan masing-masing dalam mengikuti seluruh tahapan seleksi. Tidak ada ruang bagi praktik percaloan, joki, maupun pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan,” tegasnya.
Kombes Pol Budi juga mengimbau peserta dan orang tua agar tidak mudah percaya kepada pihak mana pun yang mengaku dapat membantu meluluskan peserta dengan imbalan tertentu.
“Kami mengajak masyarakat ikut mengawasi proses rekrutmen ini. Percayakan pada kemampuan peserta dan sistem seleksi yang sudah berjalan, sehingga penerimaan Akpol 2026 dapat menghasilkan calon Taruna dan Taruni terbaik, berintegritas, dan siap mengabdi untuk bangsa,” pungkasnya.(bolas).
