
JAKARTA, inifakta.co.id, – Polri mengambil langkah cepat paska Gempa yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu lalu.
Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko menyiapkan perkuatan personel yang akan diberangkatkan malam ini ke Labuan Bajo untuk mempercepat penanganan dan bantuan bagi warga terdampak.
Siang ini, Kapolda NTT bersama Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan unsur Forkopimda Provinsi NTT bertolak dari Kupang menuju Sikka menggunakan pesawat Polri CASA 212-200/P-4101. Pesawat lepas landas pada pukul 13.30 WITA.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyampaikan belasungkawa kepada seluruh masyarakat yang terdampak.
Polri menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak gempa.
“Siang ini Kapolda NTT langsung terbang ke Sikka untuk memastikan kondisi masyarakat, melihat kebutuhan di lapangan, sekaligus memberikan semangat kepada anggota yang sejak awal sudah berada di lokasi untuk membantu masyarakat.”
Setibanya di Sikka, Kapolda NTT bersama Gubernur dan Forkopimda langsung menuju Mapolsek Alok, Polres Sikka. Rombongan menerima laporan perkembangan situasi, menemui warga terdampak, serta menyerahkan bantuan awal kepada sekitar 100 warga, dengan penyerahan simbolis kepada 13 perwakilan masyarakat.
Polri memastikan kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas, termasuk makanan dan minuman, layanan kesehatan, evakuasi, keamanan lingkungan, akses menuju wilayah terdampak, serta kelancaran distribusi bantuan.
“Yang paling penting saat ini adalah memastikan masyarakat aman dan kebutuhan dasarnya terpenuhi. Setiap kendala di lapangan harus segera dilaporkan agar dapat segera dicarikan solusi dan diperkuat,” ujar Isir.
Malam Ini Perkuatan Mabes Polri Diberangkatkan
Sebagai langkah lanjutan, malam ini Polri akan memberangkatkan pasukan gabungan dari Mabes Polri menggunakan pesawat charter dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.
Perkuatan tersebut disiapkan untuk memperkuat jajaran Polda NTT dan mendukung penanganan bencana sesuai perkembangan kebutuhan di lapangan.
Rombongan perkuatan Mabes Polri terdiri dari:
- 100 personel Korbrimob Polri;
- 3 personel DVI;
- 3 personel Slog Polri;
- Tim Trauma Healing Biro Psikologi SSDM Polri;
- Personel Divhumas Polri.
Jumlah personel Tim Trauma Healing Biro Psikologi SSDM Polri masih dalam proses pendataan.
Menurut Isir, setiap unsur memiliki peran penting dalam penanganan bencana. Korbrimob mendukung respons dan pengamanan di lapangan, DVI disiapkan untuk identifikasi korban bila diperlukan, Slog memperkuat dukungan logistik serta sarana prasarana, sementara Biro Psikologi SSDM memberikan layanan trauma healing bagi masyarakat.
