
SEMARANG, inifakta.co, – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia Polri yang menempatkan pembangunan SDM unggul sebagai prioritas nasional.
Dalam konteks tersebut, tuntutan masyarakat Indonesia saat ini mengharuskan setiap perwira Polri hadir secara nyata, adaptif dan responsif dalam menjawab berbagai persoalan di lapangan.
Penegasan itu disampaikan pada penutupan pendidikan dan pelantikan Perwira Polri Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Gelombang II T.A. 2025 Batalyon Pratistha Gunawisesa di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang.
Wakapolri menyampaikan apresiasi kepada 99 perwira remaja Polri lulusan SIPSS Tahun 2025, yang terdiri dari 73 polisi laki-laki dan 26 Polisi Wanita (Polwan). Capaian tersebut dinilai sebagai hasil kerja keras, disiplin, serta dedikasi para perwira dalam menjalani proses pendidikan, pelatihan, dan pembinaan.
“Hari ini saudara secara sah menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda) dan siap mengemban tugas sebagai anggota Polri. Ini bukan sekadar kelulusan, tetapi awal dari tanggung jawab besar kepada masyarakat,” tegas Komjen Pol Dedi.
“Polri membutuhkan perwira yang adaptif, profesional, dan mampu hadir menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat, tepat dan proaktif,” ujarnya.
Komjen Pol Dedi menekankan bahwa pentingnya menjaga nama baik institusi, menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme, terus meningkatkan kompetensi diri, serta menjaga kesehatan jasmani dan rohani sebagai bekal dalam menjalankan tugas kepolisian, tutupnya.(bolas)