
MAJALENGKA, inifakta.co.id, – Jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Majalengka, Polda Jawa Barat, terus melakukan pembenahan dan menghadirkan mutu pelayanan di satuan penyelenggara administrasi SIM (Satpas) maupun pelayanan publik lainnya dengan mengadopsi teknologi digital.
Lewat ruang pelayanan publik, kini dihadirkan dan didukung dengan teknologi digital serta fasilitas lebih tertata. Sistem pelayanan yang diterapkan mengedepankan kemudahan, kecepatan serta transparansi bagi masyarakat. Pelayanan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Polri Presisi yang ditekankan langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi.
Hal itu disampaikan Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Pandu Renata Suraya dalam keterangannya pada Rabu, (13/52026).
Menurutnya, bahwa seluruh proses penerbitan SIM dilaksanakan sesuai standar operasional (SOP) yang berlaku. Ketentuan itu mencakup pelayanan pembuatan SIM baru maupun perpanjangan. Mulai dari proses pendaftaran identifikasi hingga pelaksanaan ujian teori dan praktik.
Seluruh tahapan pelayanan dilakukan secara terstruktur. Sistem tersebut dirancang agar mudah dipahami dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
“Fokus kami adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami memastikan seluruh fasilitas pendukung di satpas SIM Polres Majalengka dalam kondisi prima, sehingga warga yang datang merasa nyamanan, ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa petugas di lapangan selalu disiagakan untuk memberikan pendampingan dan penjelasan secara jelas kepada pemohon SIM.
Pendampingan tersebut dilakukan khususnya terkait mekanisme ujian berkendara agar masyarakat memahami aturan dan kompeten saat berada di jalan raya.
Tidak hanya berorientasi pada administrasi penerbitan SIM, Satlantas Polres Majalengka juga aktif memberikan edukasi keselamatan berlalulintas atau safety riding kepada para pemohon. Langkah tersebut dilakukan untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan bertanggung jawab saat berkendara.
Menurut AKP Pandu, legalitas berkendara harus berjalan beriringan dengan budaya tertib berlalulintas. Upaya tersebut penting untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya.(bolas).