
JAKARTA, inifakta.co – Aksi heroik dan sigap 2 anggota polisi dari kesatuan Bhabinkamtibmas Polsek Koja, Jakarta Utara yang berhasil menolong seorang remaja yang hampir tenggelam di Kali Sindang/Kresek, Kelurahan Koja, Jakarta Utara patut di contoh apresiasi.
Kedua anggota polisi dimaksud adalah, Aipda Elly Ependi dan Aiptu Purdiwiyanto keduanya dari satuan Bhabinkamtibmas Polsek Koja, Jakarta Utara
Kejadian berawal teriakan warga dimana salah satu korban remaja, AH,(14) yang masih duduk dibangku SMP tersebut terseret arus kali Sindang, Selasa, (18/11/2025, sekitar pukul 15.30 WIB, saat cuaca dalam kondisi hujan deras.
Naluri kedua polisi yang sedang jaga ini pun sontak mendengar teriakan warga dan tanpa pikir panjang melakukan aksi terjun menuju korban yang sedang timbul tenggelam akibat terseret arus kali Cikijang.
Korban bernama AH (14), pelajar SMP Yapensori Lagoa, terbawa arus deras kali dan sempat timbul-tenggelam. Pada waktu yang sama, Aipda Elly Ependi, Bhabinkamtibmas Rawa Badak Utara bersama Aiptu Pardiwiyanto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Koja, sedang melaksanakan program pemerintah terkait pendistribusian beras Bulog di Pos RW 011 bersama Ketua RW Adit dan perangkatnya.
Upaya nekat namun terukur ini berhasil selamatkan korban dan dibawa ke tepian sebelum akhirnya dievakuasi ke jalan. Setelah itu, AH segera dilarikan ke RS Koja untuk pemeriksaan kondisi kesehatan.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memberikan apresiasi atas tindakan cepat anggotanya. “Tindakan cepat dan keberanian anggota Bhabinkamtibmas dalam menyelamatkan warga ini merupakan bentuk nyata respons cepat Polri. Kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga penyelamatan jiwa,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Polda Metro Jaya terus mendorong seluruh personel untuk bergerak cepat dalam situasi darurat. “Kami kembali mengingatkan masyarakat bahwa layanan darurat Call Center 110 siap 24 jam. Jangan ragu untuk menghubungi 110 jika melihat atau mengalami keadaan darurat. Polri akan hadir secepat mungkin,” tambah Kombes Pol. Budi Hermanto.(bolas)